Suami Minta Cerai dan Suka Mengancam Saat Marah!? Lakukan 4 hal Ini!

May 10, 2020

suami minta cerai

Suami MInta Cerai – Salam harmonis dari Saya, Nyai Sekar Kenongo …

Anda yang saat ini sampai pada tulisan Saya ini pasti suami minta cerai dengan Anda.

Dan Saya juga yakin bahwa Anda tidak ingin di ceraikan.

Mungkin jika suami minta cerai dengan cara yang baik Anda tidak akan terlampau sesakit ini, meskipun tetap sakit.

Sayangnya, kebanyakan Anda yang sampai di sini pastilah suami Anda minta cerai dengan cara mengancam. Atau mungkin ada di antara Anda yang sering di ancam oleh suami akan menceraikan Anda jika tidak melakukan apa yang dia minta.

Debat sedikit, minta cerai. Salah sedikit minta cerai dan yang lebih buruknya lagi suami Anda sering emosi dan menganggap kata cerai itu seperti sebuah mainan.

Oh, sunggu keterlaluan!

Saya tahu Anda sakit hati, karena lelaki yang seharusnya menjaga Anda justru menyakiti hati Anda secara bertubi – tubi. Untuk itulah, pada tulisan ini sebagai wanita Saya ingin mengajak Anda mengenai apa yang harus Anda lakukan dalam menghadapi situasi ini.

Jadi, jika Anda saat ini tengah menghadapi apa yang Saya sampaikan di atas maka wajib bagi Anda untuk terus membaca tulisan Saya ini.

1. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mencari alasan mengapa suami Anda bisa dengan mudahnya mengatakan cerai pada Anda.

Sudah tidak cintakah dia? Sudah tidak sayangkah dia?

jawabannya adalah bukan itu… kebanyakan pria yang sering mengatakan cerai pada Anda adalah karena mereka merasa berkuasa atas diri Anda. karena dia tahu bahwa tanpanya Anda tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari – hari.

Bagaimana jika saya bekerja nyai, tapi suami tetap saja dengan mudah mengatakan cerai!

Jika demikian maka suami Anda memiliki keyakinan kuat bahwa Anda tidak akan mau di ceraikan olehnya karena Anda sangnat menyayangi anak – anak dan bahkan dirinya. Sehingga dia bisa bersikap demikian.

Nah, jika memang itu yangn terjadi, apapun penyebabnya dan apapun alasannua maka inilah yang harus Anda lakukan ! .

Ketika Anda di ancam cerai oleh suami maka silahkan Anda iyakan dan tantang balik dia. Cara ini sudah pernah Saya sampaikan pada beberapa klien Saya, dan kebanyakan dari mereka justru lebih percaya diri hinngga membuat suami bingung dengan apa yang sudah dia ucapkan.

Memang untuk point ini memiliki resiko yang cukup tinggi, oleh sebab itu silahkan Anda amati terlebih dahulu sikap suami Anda. Jika Memang alasannya seperti yang Saya sampaikan di atas maka ini bisa menjadi salah satu pilihan.

Baca Juga : Begini Cara Memutuskan Hubungan Suami dengan Pelakor

2. Pastikan Anda tidak terlalu bergantung padanya, tunjukkan atau buktikan bahwa Anda bisa hidup tanpa dia

Kata cerai yang di ucapkan suami itu memang seperti sebuah petir yang menyambar hati Anda. Sakit, sesak dan merasa tidak percaya bahwa orang yang selama ini Anda percayai dan Anda sayangi mengatakan satu kata yang sangat menyakitkan itu.

Namun, sebagai wanita tetap tunjukkanlah bahwa Anda wanita yang kuat. Tunjukkan bahwa tanpanyapun Anda bisa melakukan apapun yang Anda inginkan,

Itulah mengapa, sebagai wanita jangan bergantung pada suami, baik dari segi ekonomi maupun yang lainnya. Bergantunglah dengan cara yang wajar. Bermanjalah dengan cara yang wajar.

kejadian ini memang tidak ada yang menyangkanya, namun ketika Anda juga memiliki kekuatan yang bisa menopang diri Anda. Meskipun satu kata ini benar – benar menghancurkan hati dan kehidupan Anda saat ini, namun Anda masih bisa berdiri tegap untuk memutuskan apa yang terbaik dalam hidup Anda.

telegram nyai sekar kenongo

Tahukan Anda, kebanyakan dari kasus klien Saya yang merasa takut serta khawatir suami minta cerai itu adalah di sebabkan karena mereka rata – rata belum bisa mandiri dalam segi ekonomi.

Semua kebutuhan di penuhi oleh suami, sehingga ketika suami minta cerai secara tiba – tiba pasti merasa akan kehilangan semua hal yang telah di berikan oleh suami padanya. Inilah yang menjadi momok yang sangat menakutkan dari seorang istri ketika tiba – tiba di minta cerai oleh suami.

Namun, ketika waktu dulu seorang istri sudah menjadi istri yang mandiri namun tetap menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri. Mereka cenderung masih memiliki kekuatan meskipun rasa sakit di dalam hati akibat perkataan suami tetap menjadi sesuatu yang mengerikan dalam hidupnya.

Jadi, cobalah mulai saat ini jadilah istri yang lebih mandiri namun tetap melakukan kewajiban sebagi istri supaya Anda lebih kuat jika memang hal buruk seperti iini terjadi.

3. Pertanyakan arti penikahan Anda padanya

silahkan Anda tanyakan apakah pernikahan dan juga rumah tangga ini sudah tidak lagi berarti bagi dia? Anak – anak juga sudah tidak berarti lagi baginya?

Sehingga mudah sekali mengatakan itu?

Sebenarnya tanpa Saya sampaikan pun, Anda pasti sudah tahu mengenai pertanyaan ini.

Namun, jangan tanyakan hal ini ketika suami Anda baru saja meminta cerai, apa lagi kata itu muncul karena emosi sesaat karena Anda dan suami tengah bertengkar.

Silahkan Anda tanyakan ketika suasana sudah sangat dingin.

4. Ketika Anda sering ancam cerai oleh suami karena emosi sesaat, silahkan ambil keputusan untuk berpisah sementara untuk menenangkan diri.

Menenangkan diri memang cara yang paling penting untuk bisa menghindari konflik yang berpotensi merusak rumah tangga Anda. Karena seperti yang Anda tahu bahwa, emosi mampu merusak hal indah yang telah ANda dan suami Anda bangun bersama,

ketika emosi sudah mereda, bicarakan kembali. Jika memang suami Anda kekeh minta cerai maka jangan takut untuk mengadapinya dengan percaya diri. Karena dari pengalaman Saya mengatasi masalah klien seperti ini. Alasan mengapa seorang suami tiba – tiba meminta cerai adalah karena dia yakin Anda tidak ingin di ceraikan sehingga dengan mudah dia memperlakukan Anda demikian.

Oleh sebab itu, jangan takut dan tetaplah percaya diri dalam menghadapi ini semuanya.

Bagaimana jika Saya benar – benar di ceraikan ?

Maka itu artinya bagi dia Anda sudah tidak berarti lagi. Apakah Anda masih ingin bertahan dengan orang yang sudah tidak menginginkan Anda lagi?

“Bagaimana dengan Anak – anak Nyai? “

Anak memang membutuhkan peran dari kedua orang tua, namun jika salah satu dari orang tuanya saja sudah tidak menginginkan dalam menjalin hubungan baik dan merawat anak – anak tercinta Anda, untuk apa Anda menahan diri dalam siksa hati?

Menurut Anda, apakah dia juga menginginkan dan akan merawat anak – anaknya dengan baik?

Kalau memang dia masih memikirkan hal itu, suami Anda tidak akan meminta cerai pada Anda.

Ingatlah bahwa, orang yang selalu mengancam itu adalah orang yang tidak memiliki kepercayaan diri dan takut kehilangan

Jadi bagi Anda yang saat ini di perlakukan seperti apa yang saya sampaikan di atas maka silahkan lakukan seperti apa yang saya sampaikan.

Semoga apa yang saya sampaikan bermanfaat dan bisa membuat suami Anda tidak mudah mengucapkan kata cerai kembali.

Salam harmonis dari Saya, Nyai Sekar kenongo